Tampilkan postingan dengan label japan. Tampilkan semua postingan
Sistem Transportasi Publik di Jepang
Sistem Transportasi umum di Jepang dikenal sebagai sistem transportasi terbaik di dunia, karena ketepatan waktunya dan kenyamanannya sehingga hampir seluruh warga Jepang lebih memilih menggunakan Transportasi umum dibandingkan membawa transportasi sendiri sehingga otomatis menghindari terjadinya kepadatan transportasi di jalanan umum dan macet berkepanjangan, kondisi ini tentunya sangat berbeda dengan negara kita Indonesia? Masyarakat Indonesia lebih memilih menggunakan motor/ mobil pribadi saat bepergian, tentu penyebabnya adalah ketidaknyamanan menggunakan Transportasi umum seperti, kondisi angkutan umum yang mayoritas tidak layak, ditambah lagi dengan supirnya yang kebut-kebutan, belum lagi para pengamen yang terkesan memaksa penumpang sehingga membuat masyarakat semakin enggan menggunakan Transportasi umum.
Transportasi umum di darat untuk menghubungkan antar wilayah Jepang adalah kereta api, jaringan kereta reguler di Jepang banyak yang menggunakan sistem jalur sub-way (kereta bawah tanah) di ibukota Tokyo telah memiliki 12 jalur yang mencakup jarak tempuh ratusan kilometer, kereta api ini juga dianggap terbaik di dunia karena kebersihan dan ketepatan waktunya (sangat berbeda dengan kereta api Indonesia bukan?) Selain itu masih ada Shinkansen yang sangat terkenal, Shinkansen, atau disebut sebagai kereta-listrik super-cepat, adalah kereta-listrik ekspres yang berjalan dengan kecepatan maksimal 250 hingga 300 km per jam. Jaringan Shinkansen mempunyai lima rute yang menyebar dari Tokyo dan Osaka. Selama ini belum pernah terjadi kecelakaan operasional yang fatal sehingga Shinkansen dianggap merupakan sistem kereta-api berkecepatan tinggi yang paling aman di dunia.
Transportasi kereta api di Jepang memang menyediakan pelayanan yang cukup maksimal, harga murah, cepat dan tepat waktu, namun selain itu di Jepang juga memiliki Transportasi umum bus yang tidak kalah pelayanannya. Lajur yang dilalui bus-bus di Jepang adalah perkotaan, sehingga sangat cocok untuk wisatawan sambil menikmati pemandangan kehidupan sosial masyarakat Jepang sehari-hari, selain itu ongkos bus juga lebih murah daripada shinkansen yang cukup mahal. Bus di Jepang juga cukup berbeda dengan Indonesia, untuk jarak yang cukup jauh biasanya dilengkapi fasilitas seperti selimut, televisi, toilet, telepon dan minuman, sehingga penumpang akan merasa sangat nyaman. Ada juga bus-bus kecil yang menghubungkan jarak-jarak pendek seperti di pinggiran kota dan pedesaan.
shinkansen
salah satu subway di Sapporo
MRT di Jepang
bus di Jepang
bus lokal di Jepang
Selain Transportasi darat, Transportasi lainnya juga berkembang dengan baik di Jepang. Banyak bandar udara yang ada di sana untuk mempermudah wisatawan datang ke Jepang.
Bandar udara utama di Jepang meliputi:
Bandar Udara Internasional Narita
Bandar Udara Internasional Tokyo atau Bandar Udara Haneda
Bandar Udara Internasional Osaka atau Bandar Udara Itami
Bandar Udara Internasional Kansai
Bandar Udara Internasional Centrair Chubu dekat Nagoya
Bandar Udara Nagoya atau Bandar Udara Komaki
Bandar Udara Chitose Baru dekat Sapporo
Bandar Udara Fukuoka
salah satu Maskapai International Jepang di Narita Airport
Untuk menghubungkan kota-kota pelabuhan di Jepang, dan juga untuk menghubungkan pulau-pulau kecil dengan pulau lainnya, digunakan feri dan kapal laut. Ada 22 pelabuhan utama yang ditetapkan sebagai pelabuhan penting oleh Kementerian Lahan, Infrastruktur, dan Transportasi Jepang termasuk Chiba, Fushiki/Toyama, Himeji, Hiroshima, Kawasaki, Kitakyushu, Kobe, Kudamatsu, Muroran, Nagoya, Niigata,Osaka,Sakai/Senpoku, Sendai/Shiogama, Shimizu, Shimonoseki, Tokyo, Tomakomai, Wakayama, Yokkaichi, dan Yokohama.
sumber :
http://www.id.emb-japan.go.jp
http://jepang.panduanwisata.com
http://id.wikipedia.org
http://santysusan.blogspot.com
dan lain sebagainya
Tag ://japan,
Tag ://Teknologi
Gantikan Nuklir, Jepang Bangun Tenaga Angin Lepas Pantai Terbesar di Dunia
//Posted by Unknown
Belum luput dari ingatan, gempa bumi dan tsunami menghantam pantai timur Jepang menghancurkan pembangkit listrik tenaga nuklir yang terletak di pantai Jepang di distrik Futaba, perfektur Fukushima. Hancurnya reaktor nuklir ini mengakibatkan radioaktif menyebar dengan cepat ke kota-kota di sekitarnya seperti Okuma dan Futaba serta kota lainnya.
Pasca tragedi ini, pemerintah Jepang mulai berpaling dari energi tenaga nuklir dan memfokuskan untuk mengusahakan energi terbarukan lain seperti energi surya, angin, dan panas bumi. Merealisasikan rencana tersebut, pemerintah Jepang berencana membangun turbin lepas pantai yang menghasilkan kekuatan hingga setara dengan 21 persen dari total energi yang dihasilkan oleh pembangkit tenaga nuklir yang sekarang tidak berfungsi.
Turbin lepas pantai ini nantinya diperkirakan akan menghasilkan energi dua kali lipat dari energi lepas pantai terbesar yang saat ini ada --pembangkit tenaga angin Greater Gabbard di Inggris yang mampu menghasilkan 504 megawatt dengan mengggunakan 140 turbin. Energi tersebut mampu untuk memenuhi kebutuhan energi hampir satu juta rumah.
Nantinya bukanlah turbin-turbin yang dipasangkan ke dasar laut, melainkan dengan menggunakan alat yang canggih berlapis baja yang akan mengambang, terhubung hingga menuju landas kontinen layaknya sebuah rakit yang berlabuh. Ballast atau alat pengimbang akan membuat turbin-turbin ini tetap berdiri tegak.
Manajer proyek Takeshi Ishihara dari Universitas Tokyo mengatakan, pembangunan pembangkit tenaga angin dirancang, di mana risiko gempa bumi dan tsunami sudah dipikirkan.
"Pembangkit tenaga angin benar-benar memiliki rekam jejak yang bagus saat tsunami datang. Sebagai contoh pembangkit tenaga angin Kamisu yang selamat dari gempa dan relatif tidak mengalami kerusakan," kata Ishihara. Nantinya pembangkit tenaga angin juga akan mempengaruhi industri perikanan lokal, jika benar-benar terealisasi maka akan menguntungkan industri perikanan ini.
Halangan terbesar merealisasikan projek ini ialah masalah pendanaan, karena tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Namun demikian, secara keseluruhan pemerintah Jepang telah menyiapkan anggaran sebesar US$16,3 miliar dalam proyek energi terbarukan hanya untuk tahun 2012 saja.
(Umi Rasmi. Sumber: Discovery News)
Tag ://japan,
Tag ://Teknologi
Berapakah Penghasilan seorang Mangaka?
o(≧o≦)o Berapakah Penghasilan seorang Mangaka? o(≧o≦)o
Sebagian dari kita, Animanga Lover utamanya mungkin pernah berpikir untuk menjadi seorang mangaka. Atau paling tidak, ingin mengetahui lebih banyak lagi mengenai profesi yang satu ini. Untuk itu, Saya akan menulis sedikit tentang bagaimana kehidupan seorang mangaka dan tentunya : Berapakah gaji mereka?
Langsung saja, pendapatan dari seorang Mangaka secara garis besar dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :
1. Genkouryou
Genkouryou merupakan pendapatan pokok dari seorang mangaka yang mereka terima dari perusahaan yang menerbitkan karya mereka. Dan biasanya, bayaran ini dihitung per halaman, Waw. Dan biasanya lagi, si perusahaan penebit komik tersebut akan memberi batas
Sebagian dari kita, Animanga Lover utamanya mungkin pernah berpikir untuk menjadi seorang mangaka. Atau paling tidak, ingin mengetahui lebih banyak lagi mengenai profesi yang satu ini. Untuk itu, Saya akan menulis sedikit tentang bagaimana kehidupan seorang mangaka dan tentunya : Berapakah gaji mereka?
Langsung saja, pendapatan dari seorang Mangaka secara garis besar dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :
1. Genkouryou
Genkouryou merupakan pendapatan pokok dari seorang mangaka yang mereka terima dari perusahaan yang menerbitkan karya mereka. Dan biasanya, bayaran ini dihitung per halaman, Waw. Dan biasanya lagi, si perusahaan penebit komik tersebut akan memberi batas
Pages
Visitor
Diberdayakan oleh Blogger.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
